Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Acara Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Merumuskan Langkah Strategis Penanggulangan Banjir di Kota Bandar Lampung. FGD dengan tema _“Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung Solusi Infrastruktur, Lingkungan dan Kebijakan”,diselenggarakan oleh Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di Aula Rektorat IIB Darmajaya, Lt.3, Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No.93, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa 28/04/2026.
Kegiatan FGD dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung.
Dalam sambutan pembukaan, disampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap langkah kolaboratif penanganan banjir di Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. Rektor IIB Darmajaya turut memberikan sambutan selaku tuan rumah kegiatan.
FGD ini menghadirkan akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, perwakilan OPD terkait, unsur Forkopimda, camat, lurah, komunitas peduli lingkungan, serta mahasiswa untuk bersama merumuskan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif. Pembahasan mencakup normalisasi sungai, drainase perkotaan, daerah resapan air, tata ruang, hingga penguatan regulasi dan partisipasi masyarakat.
Walikota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa banjir merupakan persoalan bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. “Pemerintah kota bandar Lampung tidak bisa bekerja sendiri.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung oleh Walikota Bandar Lampung bersama seluruh pihak yang hadir. Deklarasi ini berisi komitmen bersama untuk. Mendukung implementasi Roadmap Penanganan Banjir berbasis data dan kajian ilmiah,Memperkuat sinergi program infrastruktur, lingkungan, dan kebijakan lintas sektor,Meningkatkan edukasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi banjir.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama