Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri sekaligus dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Lampung Masa Bhakti 2026–2030, pada Senin (7/9/2026), di Hotel Emersia Bandar Lampung.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PBVSI Pusat. Dalam kesempatan itu, Bunda Eva Dwiana menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Pengprov PBVSI Lampung akan dijalankan dengan sebaik-baiknya dan dimaksimalkan untuk kemajuan olahraga bola voli di Provinsi Lampung.
Bunda Eva Dwiana mengatakan, kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus dan insan olahraga. Ia berharap kepengurusan PBVSI Lampung ke depan dapat semakin solid dalam melakukan pembinaan atlet, meningkatkan kompetisi, serta mendorong lahirnya atlet-atlet bola voli berprestasi.
“Kesempatan dan amanah yang diberikan ini akan kami maksimalkan sebaik-baiknya untuk kemajuan bola voli di Provinsi Lampung. Tentunya, hal ini tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak,” ujar Bunda Eva Dwiana.
Lebih lanjut, Bunda Eva Dwiana menyampaikan bahwa Provinsi Lampung juga akan menjadi tuan rumah kegiatan lomba cabang olahraga voli pantai, yang direncanakan menjadi penyelenggaraan pertama di Provinsi Lampung. Sebelumnya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di Bali.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi peluang untuk semakin memperkenalkan dan mengembangkan olahraga voli pantai di Lampung, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet daerah.
“Kita ingin olahraga bola voli, termasuk voli pantai, semakin berkembang di Lampung. Dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan dapat menjadi momentum untuk mencari dan membina bibit-bibit atlet baru serta membawa nama Lampung semakin dikenal di tingkat nasional,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama PBVSI Lampung diharapkan dapat terus memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli melalui kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan atlet usia dini, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.